May 08, 2022 / Uncategorized

Syarat & Tugas Konsultan ISO di Perusahaan. Wajib Tahu!

Syarat & Tugas Konsultan ISO di Perusahaan. Wajib Tahu!

Tugas sebagai Konsultan ISO

Menjadi seorang Konsultan ISO tidaklah mudah, terdapat banyak tugas yang harus anda lakukan ketika memilih terjun ke wilayah Konsultan ISO. Salah satunya yaitu bertugas untuk memberikan sebuah kerangka petunjuk atau nasihat untuk penerapan sistem manajemen di sebuah organisasi dan perusahaan tempat ia dipekerjakan.

Konsultan ISO juga bertugas untuk memberikan training ISO atau pelatihan ISO di awal proses konsultasi ISO untuk memastikan pihak perusahaan memahami persyaratan ISO 9001:2015.

Selain itu, Konsultan ISO juga membantu perusahaan dalam mengembangkan sistem dokumentasi manajemen mutu ISO 9001:2015 termasuk menentukan proses apa saja yang perlu dibuat. Lalu, Konsultan ISO juga wajib memberikan Training ISO tentang panduan pelaksanaan internal audit sistem manajemen mutu ISO 9001:2015.

Terakhir, Konsultan ISO juga harus melakukan audit pre-assesment yang bertujuan untuk memastikan bahwa tidak ada lagi persyaratan ISO 9001:2015 yang belum diterapkan. Hal ini bertujuan, untuk tidak ada lagi kemungkinan ditemukannya temuan yang bersifat fatal dan gagal untuk mendapatkan sertifikat ISO 9001:2015.

 

Syarat Menjadi Konsultan ISO

Untuk itu, bagi anda yang tertarik menjadi Konsultan ISO, wajib mengetahui kualifikasi apa saja yang harus anda penuhi. Berikut telah kami rangkum menjadi dua bagian.

Konsultan ISO haruslah seseorang yang memiliki rekam jejak yang panjang dan diakui dalam menangani berbagai macam perusahaan dalam berbagai bidang.

  • Kualifikasi pertama ini, bisa dilihat dari apa saja yang telah anda lakukan di perusahaan. Bisa dilihat dari hasil manajemen yang pernah anda pimpin di beberapa perusahaan sebelumnya, apakah ada kemajuan atau malah jalan di tempat.

Konsultan ISO harus mampu menangani berbagai bidang di perusahaan. Artinya, wajib untuk paham segala macam persoalan di perusahaan dan harus mampu menyelesaikannya.

  • Kualifikasi kedua ini, sangat penting untuk anda pikirkan matang-matang sebelum memilih terjun menjadi Konsultan ISO. Pasalnya, menjadi seorang Konsultan ISO bukan hanya memanajemen satu bidang saja, tapi keseluruhannya.

Pentingnya seorang Konsultan ISO untuk memahami semua bidang di perusahan, akan membawa dampak baik terhadap kemajuan perusahaan tersebut. Seorang konsultan yang baik akan mampu memanajemen dan memberikan solusi yang akurat terhadap perusahaan di tempat ia dipekerjakan. Untuk itu, jika anda sudah siap dan merasa mampu menjadi seorang Konsultan ISO, silakan mencoba dan jangan lupa selalu teliti dalam memahami segala bidang.

 

Perbedaan Konsultan ISO dan Perwakilan Manajemen

Sekilas, cara kerja dari Konsultan ISO dan Perwakilan Manajemen atau Management Representative hampir mirip. Karena sama-sama mengelola dan memanajemen untuk kemajuan di perusahan. Akan tetapi, ternyata memiliki peran dan fungsi yang sangat jauh berbeda jika kita telisik lagi lebih dalam.

Konsultan ISO, seperti pembahasan di awal tadi dituntut untuk mampu menguasai semua bidang di perusahaan. Hal ini bertujuan supaya ia bisa memahami alur dan segala macam yang berhubungan dengan manajemen di perusahaan tempat ia disewa.

Karena itu lah, seorang Konsultan ISO harus memiliki rekam jejak yang panjang dalam menanggapi segala macam masalah di perusahaan, mulai dari berbagai bidang, bukan hanya suatu bidang saja.

Sedangkan, Perwakilan Manajemen hanyalah orang yang mampu untuk di satu bidang saja, semisalnya menerapkan sistem manajemen mutu ISO 9001:2015 di sebuah perusahaan. Dan itu hanya bisa ia lakukan dalam suatu bidang saja, jika dipaksakan untuk menguasai semuanya, bisa dipastikan ia akan kewalahan dan bahkan gagal.

Contohnya, seseorang yang menjadi perwakilan manajemen di perusahaan manufaktur, belum tentu dapat melakukan hal yang sama jika ia berada di perusahaan retail. Karena, sistem manajemen mutu ISO 9001:2015 memiliki klausul-klausul yang bersifat global sehingga diperlukan pemahaman mendalam di bidang pekerjaan yang dimaksud.

Jika seorang Konsultan ISO, ia harus mampu untuk melakukannya di segala bidang tempat ia bekerja di perusahaan tersebut. Untuk itulah, sangat perlu memiliki rekam jejak yang panjang sebelum memutuskan untuk menjadi seorang Konsultan ISO.