Jan 01, 2022 / Uncategorized

Enam Tahap Pendekatan audit (six Stage Approach to Audit)

Enam Tahap Pendekatan audit (six Stage Approach to Audit)

Terdapat enam tahap pendekatan audit (sux stage approach to audit yang belum banyak diketahui oleh masyarakat. audit atau disebut juga dengan pemeriksaan dalam artian yang cukup luas adalah sebuah evaluasi terhadap suatu organisasi, sistem, proses maupun produk. audit ini sendiri biasanya dilaksanakan oleh pihak yang cukup kompeten untuk melakukan proses audit.

Untuk Anda yang ingin menemukan auditor yang profesional maka disarankan untuk menggunakan jasa iso. hal ini bukan tanpa alasan karena keberadaan jasa usaha tersebut akan memberikan banyak manfaat bagi anda maupun perusahaan yang anda miliki. Untuk Anda yang ingin memahami audit ini, maka anda bisa langsung menyimak ulasan di bawah ini

Tahap pendekatan audit

Ada enam tahap pendekatan audit (six stage approach to audit) yang wajib untuk diketahui masyarakat. Berikut ini tahapan-tahapan yang wajib anda pelajari

1. Tahap pemeriksaan pendahuluan

Tahap pertama yang wajib dilakukan oleh seorang auditor adalah melakukan pemeriksaan pendahuluan sebelum menentukan sifat maupun luas pengujian yang akan dilakukan. Di sini para auditor diharuskan untuk memahami bisnis auditor seperti kebijakan, struktur organisasi hingga praktik yang dilakukan. 

Jika sudah maka analisis risiko audit juga menjadi bagian yang cukup penting. Ini bisa meliputi atas pengendalian intern. di dalam tahap inilah seorang auditor akan melakukan identifikasi aplikasi yang penting dan berusaha untuk memahami setiap pengendalian terhadap transaksi yang diperoleh oleh aplikasi yang bersangkutan. 

2. Tahap pemeriksaan rinci

Tahap berikutnya adalah pemeriksaan rinci. Di sini seorang auditor akan berupaya untuk mendapatkan informasi yang lebih mendalam mengenai pengendalian yang akan diterapkan di dalam sebuah sistem komputer client. aduh auditor juga diharuskan untuk bisa memperkirakan bahwa hasil audit di akhir bisa dijadikan sebagai dasar untuk melakukan penilaian. 

3. Tahap pengujian kesesuaian

Tahap berikutnya adalah pengujian kesesuaian. Pada tahap ini pemeriksaan dilakukan secara rinci saldo akun maupun transaksi. Informasi yang digunakan biasanya berada di dalam sebuah file data yang harus diambil dengan menggunakan software CAATTS. software ini sendiri juga bisa digunakan untuk mengetahui integritas dan keandalan data itu sendiri. 

4. Tahap pengujian kebenaran bukti 

Tahap yang keempat adalah tahap pengujian kebenaran bukti. Tujuan dari tahap pengujian kebenaran bukti ini adalah untuk mendapatkan bukti yang cukup kompeten. adapun beberapa hal yang dilakukan dalam pengujian ini diantaranya adalah untuk melakukan identifikasi kesalahan dalam pemrosesan hingga melakukan konfirmasi data dengan sumber-sumber yang berasal dari luar perusahaan. 

5. Tahap penilaian secara umum atas hasil pengujian

Tahap kelima merupakan tahap penilaian secara umum atas hasil pengujian pada tahap inilah diharapkan seorang auditor sudah bisa memberikan penilaian apakah bukti yang sudah diperoleh bisa atau tidak mendukung informasi yang sudah diaudit. Hasil bisa menjadi dasar untuk menyiapkan pendapatnya di dalam sebuah laporan audit

6. Tahap pemahaman atas pengendalian intern

Tahap yang terakhir adalah tahap pemahaman atas pengendalian intern. Dimana tujuan dari tahap ini adalah untuk memberikan keyakinan mengenai pencapaian tujuan yakni keandalan pelaporan keuangan.